Jangan
salah jatuh cinta
Banyak
pemuda pemudi zaman sekarang yang asal-asalan dalam memilih cinta tanpa harus
tahu bagaimana bersikap bijak dalam menanganinya. Berjumpa pemuda yang tampan,
putih,tinggi/hitam manis menjadi alasan utama kenapa mereka jatuh hati kepada
lawan jenisnya tersebut. Begitupun juga sebaliknya, bertemu dengan perempuan
cantik dengan senyum manis sekaligus dihiasi lesung pipit yang menawan membuat
para lelaki yang dengan segala macam jurus rayuannya ingin berhasil menjadi
pacar sigadis incarannya.
Tapi
sayang, dengan hanya mengandalkan pandangan pertama, banyak orang yang gagal
dalam membina hubungan termasuk urusan jodoh yang sengaja dipilih untuk pasangan
hidup mereka kelak nanti. Berpedoman dengan paras tidak menjamin kebahagiaan rumah
tangga, toh kita tak selamanya tampan ataupun cantik selamanya. Walaupun
berbagai macam operasi plastik, perawatan tubuh, berbagai macam jamu awet muda
pun tak akan bisa membuat paras kita selama lamanya tampan dan menawan, dan
pada akhirnya semua itu dimakan oleh usia. Yang dulunya mulus sekarang keriput,
dulunya mata sipit sekarang berkerut.
Dari
semua kenyataan yang nantinya pasti akan kita hadapi, bagaimana cara bijaknya
kita dalam memilih cinta yang sejatinya akan membuat kita tetap bahagia, merasa
selalu tetap muda, dan menawan. Yang membuat hati, dimana kita menyimpan cinta yang membuat kita selalu
berkasih sayang, lembut, dan penuh perhatian terhadap pasangan kita. Jawabannya
ada pada iman, ya iman yang menuntun kita menuju kasih sayangnya Allah untuk
selalu memlih jalan kehidupan yang indah dan lurus. Kita percaya bahwa dalam
memilih pasangan yang dipilih itu karna agamanya, kenapa alasan wajah yang
tampan, cantik membuat kita mantap untuk memilihnya?, sedangkan kita tidak
pernah tahu dan mungkin tak mau tahu apakah dia baik agamanya, akhlaknya, serta
lembut pula hatinya. Kita juga percaya bahwa kita semua akan tua, keriput dan
tidak muda lagi, tapi kenapa kita selalu sibuk untuk mempercantik diri? padahal
semua itu hanya semu, tebuang percuma.
Betapa
indahnya jika kita memilih orang yang kita cintai karena agamanya, dengan
kebaikan agamanya yang selau membuat
kita bahagia sampai kita tua nanti,karna kecantikan agamanya terus membawa kita
kedalam hati penuh kasih sayang karna Allah. Walaupun tua, tetap saja kita
merasa bagaikan puluhan tahun yang lalu membina hubungan dengan orang yang kita
kasihi. Air wudhu yang selalu menghiasi wajah kita membuat paras ini selalu
bercahaya dan sejuk untuk dipandang.
Jadi
cintailah segala sesuatu itu karena Allah, bukan hanya sekedar berucap “aku
mencintaimu karena Allah” yang sering dijadikan topeng oleh lelaki-lelaki yang
keliru demi mendapat perhatian yang wahh oleh lawan jenisnya. Begitu pula
dengan kita wanita, mudah saja menerima cinta lelaki karna hanya terpana dengan
hartanya, ketampanannya dan bahkan jurus tipu andalannya yang membuat banyak
wanita banyak yang patah hati sampai tega membunuh diri.
Jaga
hati, jaga pandangan, jaga iman. Tak apa jelek dipandangan orang lain, akan
tatapi menawan dimata Allah, taka apa orang berkata kita lugu, sok tahu agama
bahkan di ejek ustadz/ ustadzah karna kita sering menasehati mereka, asalkan
yang kita sampaikan itu benar. Allah yang punya semua yang kita miliki, Allah
yang punya apa yang ada dilangit dan dibumi, tinggal kita minta kepada Allah
apa yang menjadi keperluan kita, mudah kan? Kan Allah yang punya semuanya?
Bukankah Allah itu Ar-Rahman, Bukankah Allah itu Ar-Rahim, Jadi apa yang
membuat kita sering lupa sama Allah dan pelit untuk berdo’a?. ayo dong rajin-rajin
berdo’a dan Allah pasti ngasih, asli Allah ngasih. Nggak percaya? Mau dibacain
ayatnya nih?!. Yaudah, artinya aja ya??
“Dan apabila hambaku bertanya kepadamu (Hai Muhammad) tentang
aku maka katakanlah kpd mereka bahwa aku adlh dekat kepadanya & aku
memperkenankan do'a orang yg berdo'a kepadaku” (Al-Baqarah : 186 ).
Oke
teman-teman? Gimana, Tertarik?. harus tertarik dong hehe gak maksa kok, kan kepercayaan
sama diri kita masing-masing?!. Percaya atau tidaknya silahkan cek sendiri
keaslian ayatnya Oke???!.
Salam
sukses ceria
Vitania Ameliawati

Comments
Post a Comment